SELAMAT DATANG..JANGAN LUPA ADD MY FACEBOOK.. AND FOLLOW..!!

Saturday, June 4, 2011

Review Motorola EX115 Ponsel Cina Dalam Balutan Merek Ternama9(Bag.1)

Motorola merintis jalan membangkitkan kembali nama besarnya. Sejak pamornya meredup, praktis baru awal tahun ini Motorola terlihat menggeliat. Tak hanya serius di pasar ponsel cerdas, vendor asal AS tersebut pun mulai menjajaki segmen bawah. Sebuah seri berjuluk EX115 diluncurkan ke pasar tanah air.
Disain
Motorola EX115 mengadopsi model QWERTY yang tengah jadi trend. Bentuknya ergonomis dan agak berbeda dari disain ponsel lokal yang umumnya identik. Melihat harga dan tampilannya, bisa dipastikan ponsel ini hadir untuk menangkal dominasi QWERTY lokal.
Namun, begitu memegang ponsel ini tekstur plastik nan ringkih membuat indahnya kesan pertama perlahan memudar. Rasanya mutu casing EX115 tak jauh berbeda dari beberapa seri yang pernah digelontorkan vendor lokal. Untung saja, balutan karet di casing belakang serta finishing berkelas bisa menyelamatkannya dari tudingan bahwa mutu EX115 sekelas ponsel Cina.
Nilai lebih yang pantas diapresiasi terletak pada tuts keypad QWERTY dari karet lembut. Ukurannya memang kecil, namun ternyata nyaman saat dipakai mengetik. Di atas keypad tertanam tombol navigasi, tombol home, tombol shortcut kamera, tombol call, back dan tombol end.
Tak ada yang spesial di sektor disain jika dibandingkan Samsung Chat T322. Sama-sama keluaran vendor papan atas yang sekelas setidaknya Chat T322 sudah dijejali tombol navigasi optical trackpad.
Dual SIM card
Sektor ini menarik disorot lantaran baru sedikit seri keluaran vendor papan atas yang mengadopsinya. Keberadaan opsi dual SIM card pada Motorola EX115 tentu saja menjadi ancaman tersendiri buat vendor ponsel Cina.
Pada ponsel ini, tak ada tombol khusus untuk mengatur fitur dual SIM card (GSM-GSM) yang disediakan. Namun, setiap Anda menekan tombol call, akan muncul pilihan jaringan (SIM1 atau SIM2) yang hendak dipakai. Praktis, meski tanpa tombol call tambahan seperti yang biasa ditemukan dalam ponsel Cina.
Soal daya tangkap sinyal, kedua slot mampu beroperasi sama baiknya dan bisa berjalan bersamaan. Satu catatan saja, seperti kasus yang terjadi saat pengujian Samsung Chat T322, saat salah satu kartu menerima panggilan, kartu lain tak bisa dihubungi pada saat bersamaan.
Layar & Menu
Layar TFT Motorola EX115 cukup besar yakni 2,4 inci dengan dukungan 262 ribu warna pada resolusi 320x240 piksel. Menu dan fontasi yang tertampil di layar nyaman di mata. Di sektor ini mampu tampil dengan baik dan memanjakan penggunanya.
Namun, PULSA merasakan ‘aura’ ponsel Cina saat pertama kali menghidupkan Motorola EX115. Bagaimana tidak, interface yang disuguhkan memiliki karakteristik sama dengan yang biasa dipajang pada ponsel Cina. Selidik punya selidik, EX115 ternyata memakai software MTK yang umumnya dibenamkan di ponsel Cina.
Terpampang 12 ikon yang berjajar dalam format grid tanpa efek animasi. Namun, agak berbeda dengan yang sering ditemukan dalam ponsel Cina, folder disimpan dalam menu alias tidak disebar memenuhi interface.
Lagi-lagi di sektor ini agak ketinggalan dibandingkan Samsung Chat T322 yang punya interface khusus DUOS UX. Personalisasi pada Samsung Chat T322 lebih atraktif dengan kemampuan menjalankan tema berbeda di setiap SIM yang aktif dan menawarkan fitur khusus bernama Smart Home.

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger